Tanah Longsor Putuskan Akses Jalan Dari Dusun Waetabe Ke Dusun Waegrahi, Danramil 1506-03/Air Buaya Lakukan Langkah Cepat Dan Preventif
Dengan menggunakan kendaraan roda dua, Survei route jalan dengan tujuan hendak ke Danau Rana, Yang dipimpin oleh Danramil 1506-03/Air Buaya Kapten Inf M. Haris Tumenggung dan didampingi oleh 5 anggota Babinsa dari Dusun Waetabe, menuju Dusun Waegrahi Tujuan ke Danau Rana, Mengalami longsor yang mengakibatkan terputusnya akses jalan dari Dusun Waetabe melewati Dusun Waegrahi, Dengan panjang longsoran kurang lebih 100 meter dan tinggi longsor kurang lebih mencapai 250 meter. Bertempat dari Desa Waetabe Kecamatan Fena Leisela Kabupaten Buru Provinsi Maluku. Rabu (15/01/2025).
Saat dikonfirmasi, Danramil 1506-03/Air Buaya Kapten Inf M. Haris Tuemnggung mengatakan, Akibat curah hujan yang cukup deras, dan lokasi berada di ketinggian serta licinya jalan mengakibatkan terjadi longsoran, Sehingga menutupi jalan.
Adanya longsoran mengakibatkan akses jalan tertutupi oleh timbunan material longsoran berupa bebatuan yang cukup besar dan juga pada bahu jalan di pinggir longsoran sangat dalam, Sehingga menghambat akses jalan tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. Dan juga menghambat aktifitas warga yang yang ingin melintasi daerah tersebut. Dan rawanya lagi, Warga disekitar memaksakan untuk melakukan aktifitas dengan berjalan melalui pinggiran longsoran, Hal ini dapat berakibat fatal bagi masyarakat yang tinggal diseputaran daerah tersebut.
Tindakan cepat dan langkah serta upaya Preventif terus dilakukan oleh Danramil 1506-03/Air Buaya Kapten Inf M. Haris Tumenggung bersama ke 5 anggota Babinsa untuk melakukan himbauan kepada warga masyarakat yang hendak beraktifitas agar lebih waspada karena intensitas hujan tinggi dan jalan licin,"Tegasnya.
Tindakan Danramil 1506-03/Air Buaya selanjutnya, Dengan melaporkan kejadian Bencana Tanah longsor ini kepada Komandan Kodim 1506/Namlea Letkol Inf Mohammad Tamami, S.Sos serta berkordinasi dengan Pihak GHL, Bapak Agus Idris untuk membantu menyingkirkan material longsoran menggunakan alat berat, Namun Perusahaan masih masa transisi, Sehingga alat berat belum bisa digerakkan. Sementara ini, Masih menunggu Tim dari Jakarta untuk survei lokasi sehingga alat beratnya bisa digunakan untuk penggusuran Material pada longsoran," Tutup Danramil.



Komentar
Posting Komentar