Lawan Narkoba Di Kalangan Masyarakat, Danramil Hadiri Rapat Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN)

Dandim 1506/Namlea yang diwakili oleh Danramil 1506-02/Leksula,Kapten Inf Abas Siolont menghadiri Undangan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), Bertempat di Cafe Ulathaha di Desa Wainono, kecamatan Namrole, Kabupsten Buru Selatan, Jum'at (28/02/25).

Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala BNN kabupaten Buru Selatan (Minje Jakoba S.H, M.H), Wakapolres Bursel (Kompol Syarifuddin S.Sos), Dandim 1506/Namlea diwakili danramil 1506-02/Leksula (Kapten Inf Abas Siolon), Kakesbangpol di wakili ( K.Fanolong), Kemenag kab Buru Selatan ( Hj Raba La Embo S.Ag), Kepala dinas Kesehatan ( Wa Jeni ), Kasat Narkoba polres Bursel ( Iptu Rusli La Sahidin), MUI Bursel ( Aras Sehati ). 

Dalam sambutan Kepala BNN terkait Masalah Narkotika adalah merupakan tantangan besar kami berharap bahwa ada sinergitas yang lebih kuat di dalam mengimplementasikan program P4GN di seluruh wilayah kabupaten Buru Selatan forum ini menjadi wadah yang strategis untuk memperkuat sinergitas antara pemerintah daerah,aparat penegak hukum, toko agama ,toko adat dunia pendidikan organisasi masyarakat dan seluruh elemen bangsa.

Khususnya di kabupaten Buru Selatan Kita harus membangun kesadaran kolektif bahwa P4GN atau masalah narkoba itu bukan hanya tanggung jawab BNN semata atau hanya aparat penegak hukum semata dalam hal ini Kepolisian dan juga TNI tetapi melainkan tugas kita bersama sebagai warga negara maka dari itu Besar harapan kami pemerintah daerah Buru Selatan dalam hal ini diwakili oleh BNN kab Buru Selatan.

Pada kesempatan ini kami berharap bahwa momen yang kita adakan di pagi hari ini menjadi cikal bakal daripada terbangunnya komunikasi antar kita bersama dari berbagai unsur yang ada di Kabupaten Buru Selatan ini kemudian Kita tahu bersama bahwa kegiatan narkotika itu ekstrim  Penanganannya pun harus secara luar biasa kita ketahui bahwa masalah narkotika sudah tidak hanya di kota saja tetapi juga bisa ada di pelosok Begitu juga dengan Kabupaten Buru Selatan kita tidak bisa beranggapan bahwa di Kabupaten Buru Selatan ini aman-aman saja terhadap Narkotik. Tutupnya.




Komentar